Anemia Pada Anak Dan Penanganannya

Spread the love

Anemia merupakan sebuah kondisi yang terjadi bila jumlah sel darah merah terlalu rendah di dalam tubuh. Kondisi semacam itu tidak hanya dialami oleh orang dewasa saja namun juga bisa terjadi pada anak-anak. Penyebab penyakit ini pada anak-anak juga beragam sehingga membutuhkan penanganan yang berbeda pula.

Namun secara umum penyakit ini diakibatkan karena zat besi dalam tubuh kurang sehingga berpengaruh terhadap pembentukan sel darah merah yang berkurang. Sel darah merah membawa hemoglobin yang di dalamnya terdapat kandungan oksigen untuk dibawa ke seluruh tubuh. Sehingga jika kandungan oksigennya kurang maka organ tubuh tidak bekerja dengan normal.

Mengatasi Anemia Pada Anak

Untuk mengatasi anemia pada anak sebenarnya perawatan akan bergantung pada usia, gejala dan juga kesehatan sang anak. Hal ini juga bergantung dari bagaimana kondisinya, karena beberapa kondisi tertentu tidak memerlukan perawatan namun ada pula yang membutuhkan perawatan seperti transfusi darah, obat-obatan, pembedahan bahkan transplantasi sel induk.

Untuk kondisi yang memerlukan perawatan biasanya akan merujuk pada ahli hematologi. Hematologi ini merupakan spesialis yang berkemampuan mengobati kelainan darah. Beberapa jenis perawatan yang bisa dilakukan seperti berikut ini:

  • Mengubah pola makan
  • Menggunakan tetes maupun pil vitamin serta mineral
  • Obat
  • Memberhentikan konsumsi obat penyebab anemia
  • Operasi pengangkatan limpa
  • Transplantasi sel induk
  • Transfusi darah

Beragam Jenis Anemia

Seperti yang sudah dikatakan di atas bahwa anemia pada anak banyak jenisnya. Beragam jenis anemia tadi tentu akan memberikan beberapa gejala yang berbeda pula. Maka untuk mengetahui beragam jenisnya bisa menyimak informasi berikut ini.

  • Anemia Defisiensi Besi

Anemia ini memiliki kondisi yang paling sering kalian jumpai. Anemia jenis ini disebabkan karena asupan zat besi yang ada sangat kurang maka perbanyak konsumsi asupan zat besi pada anak.

  • Anemia Megaloblastik

Kondisi ini disebabkan karena sel darah merah yang terdapat dalam tubuh terlalu besar dan kondisi ini dikarenakan tubuh kekurangan vitamin B-12 atau asam folat. Salah satu jenis anemia ini adalah anemia pernisiosa. Untuk anemia pernisiosa ini terjadi masalah pada penyerapan vitamin B-12 padahal vitamin tersebut berperan penting pada pembuatan sel darah merah.

  • Anemia Hemolitik

Anemia ini terjadi ketika sel darah merah dihancurkan. Kondisi tersebut tentunya memiliki penyebab yang beragam. Penyebabnya bisa dikarenakan infeksi serius ataupun karena anak mengkonsumsi obat-obatan tertentu.

  • Anemia Sel Sabit

Anemia ini merupakan jenis hemoglobinopati yang mana anemia disebabkan karena sel darah merah yang terbentuk tidak normal.

  • Anemia Cooley (Thalassemia)

Jenis anemia ini adalah turunan lain dari sel darah merah yang memiliki sifat abnormal yaitu kondisi sel darah merah tidak normal.

  • Anemia Aplastik

Untuk jenis selanjutnya diakibatkan karena kegagalan sumsum tulang belakang yang berguna untuk pembuatan sel darah.

Penyebab Anemia Pada Anak

Setelah mengetahui jenis-jenis anemia pada anak tentunya kalian bertanya apa saja yang menjadi penyebab utama dalam kondisi tersebut. Secara umum ada tiga penyebab paling utama untuk kondisi anemia pada anak.

  • Sel darah merah yang hilang
  • Ketidakmampuan dalam membuat sel darah merah yang cukup
  • Terjadinya penghancuran pada sel darah merah

Untuk kondisi dimana sel darah merah ataupun penurunan kadar hemoglobin bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Beberapa faktor tadi seperti beberapa penyakit, terjadinya infeksi, cacat turunan pada sel darah merah, obat-obatan tertentu dan kekurangan vitamin maupun mineral dalam makanan.

Tahukah kalian ternyata terdapat beberapa faktor yang mampu meningkatkan resiko terjadinya anemia pada anak. Beberapa faktor seperti hidup dalam kekurangan, berat badan rendah atau prematur, mengkonsumsi susu sapi pada saat baru lahir dan beragam faktor lainnya.